You are here
Home > Berita > AS’AD SAID ALI: MASA NU AKAN DI PEREBUTKAN DALAM PILPRES 2019

AS’AD SAID ALI: MASA NU AKAN DI PEREBUTKAN DALAM PILPRES 2019

Menurut Alvara Institute, tiga issu menonjol dalam pilpres nanti adalah : populisme Islam, pemilih muda (milenial) dan emonomi/kesenjangan ekonomi. Sebagai konsekwensinya masa NU akan diperebutkan dan cawapres dari NU menjadi keniscayaan kalau ingin menang. Tentunya cawapres yg sesuai terutama dikalangan gen milenial, muda dan fresh.

Kontestasi berlangsung seru diantara kandidat capres. Politik identitas kemungkinan sulit dihindari dan indikasinya sangat jelas yakni dimunculkannya perdebatan soal “Islam Nusantara”. Pak Jokowi ketika menyambut hari santri menyebut Islam Nusantara sebagai identitas Islam dinegeri ini, yg kemudian disambut oleh kelompok yg tidak menyukai dengan cibiran dan bahkan hujatan. Lucunya sejumlah kalangan NU ikut terbawa arus. Kita harus mendudukkannya secara benar, Islam Nusantara berada dalam ranah religi-kultural, jangan dibawa ke ranah politik H (politik identitas).

Aspirasi NU lebih pada upaya membangun ekonomi keumatan , dengan membangun kerjasama (ta’awun) antara silemah dengan sikuat dan kehadiran pemerintah secara lebih kuat utk perkenalkan manajemen modern (corporate) , teknologi yg relevan, gerakan ekonomi berjamaah ,  dan pendidikan yang seimbang antara spiritual dan material bagi generasi milenial. Ini pendapat saya, bisa salah, bisa benar, silahkan didiskusikan diudara untuk mencerdaskan kita bersama. Saya percaya generasi muda lebih maju cara berpikirnya, yg sdh tua seperti bertugas untuk mendorong melalui berbagai cara, salah satunya diskusi diudara seperti ini.

Share

Leave a Reply

Top