You are here
Home > Berita > Fatayat NU Kota Metro: Ngaji Investasi Bersama BEI

Fatayat NU Kota Metro: Ngaji Investasi Bersama BEI

Lakpesdam News
Fatayat NU Kota Metro selenggarakan Ngaji Investasi Bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) di Kampus Ma’arif Sabtu (22/07).
Hadir dalam acara tersebut PP Fatayat NU, PW Fatayat NU Lampung, PCNU Metro, PC Muslimat NU, PC LP Ma’arif, Rektor IAIM NU, IPNU/IPPNU serta terlihat  hadir sebagai narasumber Doddy Prasetya Ardhana dari BEI divisi pengembang Pasar Modal Syariah.

Mengambil tema “Mengatur Keuangan Menjauhkan Kemudharatan” Kegiatan ini kerjasama dengan Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) dan Bursa Efek Indonesia (BEI), ucap Ketua PC Fatayat NU Kota Metro, Nur Alfi Khotamin.
Tujuan kegiatan ngaji investasi adalah meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tentang investasi legal dan ilegal. Meningkatkan pengetahuan peserta perempuan terkait investasi saham syariah dan meningkatkan ketrampilan perempuan dalam berinvestasi saham syariah.

Ketua PW Fatayat Lampung mengatakan, saat ini banyak investasi yang ditawarkan kepada masyarakat, mengapa kita harus mengaji investasi, karena sangat marak saat saat ini investasi bodong (penipuan).
“Karena hal tersebut, PP Fatayat NU bertanggung jawab untuk memberikan investasi yang benar. Maka kami mengandeng BEI untuk dapat memberikan informasi yang valid dan menyeluruh terkait investasi saham syariah yang aman dan menguntungkan,” jelasnya,

Maghfiroh selaku PP Fatayat NU menjelaskan, menurut konsep Modern Capitalism bahwa spirit Ke-NU-an harus berbanding lurus dengan perekonomian. Melalui Ngaji Investasi mengajak warga NU terutama perempuan agar bisa mengangkat derajat perempuan agar bisa melek, untuk bisa belajar memiliki saham dimulai dari hal-hal kecil. Jangan orang luar saja yang bisa memiliki saham seperti di perusahaan BUMN, tetapi kita juga harus bisa.
“NU bukan hanya gerakan Nasionalisme tetapi juga gerakan ekonomi melalui Nahdlatut Tujah oleh KH. Wahab Chasbullah,” hal ini berarti bagaimana menggerakkan warga NU yang selalu diidentikan dengan masyarakat di perkampungan dan miskin, agar bangkit secara ekonomi dan madiri. terang Maghfiroh. [CH]

Share

Leave a Reply

Top