You are here
Home > Berita > PC LP Ma’arif Kota Metro: Kukuhkan Pengurus Mabin An Nahdliyyah Kota Metro.

PC LP Ma’arif Kota Metro: Kukuhkan Pengurus Mabin An Nahdliyyah Kota Metro.

Metro, Lakpesdam News

Sejumlah Alumni Pelatihan Metode baca Al-Qur’an “An Nahdliyyah” dari berbagai TPA/TPQ dan Satuan Pendidikan LP Ma’arif Metro dikukuhkan sebagai pengurus Majlis Pembina (MABIN) “An Nahdliyyah” di Kota Metro.

Pengukuhan secara hikmad digelar di Gedung Serba Guna (GSG) IAIM NU Metro, Kamis (11/10) sekaligus penyerahan Ijazah bagi para lulusan.

Kegiatan dihadiri oleh KH Ali Qomaruddin Ketua Tanfidiyah NU dan KH Zainal Abidin Rois Syuriah NU, Bapak Ismail selaku Ketua Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Nahdlatul Ulama Kota Metro dan juga hadir Bapak Mispani Rektor IAIM NU Metro.

KH Ali Qomaruddin Ketua Tanfidiyah PC NU Metro pada sambutannya mengatakan Metode Pembelajaran “An Nahdliyyah” adalah pendidikan yang berbasis di TPA/TPQ dan satuan-satuan di Lembaga Pendidikan Ma’arif NU serta sebagai pondasi awal penanaman nilai-nilai luhur Ahlussunah Wal Jama’ah bagi kader-kader NU yang di perjuangkan para Ulama, Kiyai dan Masayih NU terdahulu.

Agus Setiawan sebagai pemandu pengukuhan tersebut , menggambarkan bahwa Metode Pembelajaran “An Nahdliyyah” yang ditanamkan sejak usia dini di TPA/TPQ NU, maka ini akan menjadi aset bagi besarnya satuan-satuan di Lembaga Pendidikan NU, sehingga NU akan semakin besar, maju dan mandiri.

Ketua Majelis Pembina (Mabin) Metode Pembelajaran “An Nahdliyyah” Bapak Amat Subari menegaskan metode pembelajaran “An Nahdliyyah” digelar sejak Maret 2016 dan sudah berjalan dengan baik di TPA/TPQ dan satuan-satuan pendidikan di LP Ma’arif Metro.

Syaifulloh selaku sekretaris MABIN dalam acara tersebut menyampaikan langkah awal MABIN adalah segera melengkapi kepengurusan MABIN “An Nahdliyyah”, melakukan pendataan dan pendekatan ke TPQ dan mengadakan pelatihan berkelanjutan bagi para guru ngajinya .

Semangat metode “An-Nahdliyyah” juga diaplikasi dalam pembelajaran di pendidikan dasar sebagai basis awal penanaman nilai-nilai luhur Ahlussunah Wal Jamaah An-Nahdliyyah bagi anak-anak, ungkap Ibu Khotimah selaku kepala MI NU Purwosari Metro, hasilnya memang luar biasa tegasnya.

Besarnya TPQ NU adalah sebuah strategi dan sarana untuk menyiapkan generasi muda NU yang tangguh dan kuat di masa depan. Karena kurangnya tenaga pendidik di beberapa TPA/TPQ NU di Kota Metro dan kebanyakan tenaga pengajar hanya berasal dari masyarakat yang sukarela mendedikasikan dirinya, walaupun belum diketahui kompetensi yang dimilikinya.

Untuk mengatasi masalah di atas hal yang dapat dilakukan misalnya para Alumni Pelatihan Metode Pembelajaran Baca Al-Qur’an An Nahdiyah harus siap membantu menjadi guru pengajar yang berkompeten dalam bidang keagamaan, serta memberikan pelatihan dan pendidikan Metode Pembelajaran “An Nahdliyyah” pada para pengajar yang sudah ada agar mereka dapat mengoptimalkan kompetensinya”. Imbuhnya. [CH].

Share

Leave a Reply

Top