You are here
Home > Berita > MWC NU METRO UTARA: GELAR MUSYAWARAH KELUARGA BESAR NU

MWC NU METRO UTARA: GELAR MUSYAWARAH KELUARGA BESAR NU

Kota Metro Lakpesdam news: Suasana majlis yang penuh semangat dan penuh persatuan ditunjukkan oleh pengurus dan  kader Nahdlatul Ulama dalam acara Pertemuan dan Pembinaan Pengurus dan Warga Nahdlatul Ulama MWCNU Metro Utara Oleh Pengurus Cabang NU Kota Metro, Sabtu 7 Mei 2016 di Masjid Thoriqul Jannah Purwosari Metro Utara.

Acara tersebut di gelar membahas persoalan-persoalan Ranting NU yang ada di wilayah MWC NU Metro utara, seperti yang terjadi di Ranting NU Karang Rejo bahwaa terjadi sebuah insiden yang sempat mengundang perhatian sekaligus keprihatinan dikalangan masyarakat termasuk warga NU dikelurahan Karang Rejo Metro Utara.

menurut informasi dari yang didapatkan terdapat sejumlah 6 orang dari warga dari faham tertentu yang disinyalir  faham salafy menggelar ibadah sholat Jum’at di musholla Al-mutmainnah yang menurut kebiasaannya warga sekitar tidak pernah menggunakannya untuk ibadah sholat jum’at. Hal ini yang memicu keinginan masyarakat memusyawarahkan akan hal dan kegunaan musholla tersebut, yang kemudian musyawarah berhasil digelar pada Kamis, 3 Mei 2016 Sekitar Pukul 20.00 Wib.

“Acara tersebut dimoderatori oleh Pamong setempat yakni ketua RW. dalam memimpin rapat, ketua RW mengatur durasi penyampaian pendapat masing-masing dari yang mewakili selama 10 Menit. Namun sebelum masuk penyampaian pendapat, (SY) Rois Syuriyah PR NU kelurahan Karang Rejo yang juga sehari-hari bertindak sebagai imam harian musholla tersebut minta izin untuk membacakan amanah tertulis dari sang Waqif (yang mewaqafkan) tanah yang didirikan mushola tersebut. Belum sempat dibacakan salah seorang (AR) dari pihak yang mendirikan jum’atan di musholla tersebut berdiri dan berteriak menantang , namun (SY) diam saja yang kemudian (AR) melakukan pemukulan terhadap (SY).” Tutur Sariman ( Ketua Tanfidziyah Pengurus Ranting NU Karang Rejo) menjelaskan kronologi insiden yang terjadi beberapa hari lalu.

Ketua Tanfidziyah MWC NU Metro Utara Bapak Maksum, M.Pd.I. dalam sambutannya mengatakan Alhamdulillah Insidan yang terjadi di Ranting NU Karang Rejo sudah selesai dengan “Perdamaian” dan berharap pertemuan ini dapat memberikan pencerahan sekaligus motifasi kepada masyarakat NU khususnya, Sehingga masyarakat dapat mengabil tindakan-tindakan dalam segala kondisi dengan tepat, sehingga tidak ada pihak-pihak yang di rugikan.

Juga Hadir dalam pertemuan itu Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Metro, KH. Ali Qomarudin dalam sambutanya mengatakan bahwa PCNU Mengimbau untuk sebaiknya masyarakat yang mengelola masjid/ musholla agar menggunakan amaliyah Nahdiyyin dan dapat mengurus administrasinya sehingga bernadzir NU, kemudian agar seluruh warga dan pengurus dari semua tingkat kepengurusan dapat berkoordinasi untuk lebih kokohnya persatuan antar jama’ah di jam’iyyah NU.

Senada dengan arahan Rois Syuriyah PCNU Kota Metro, KH. M. Zainal Abidin, “pertemuan ini sarat dengan kemaslahatan baik Organisasi Secara Struktur maupun Aplikasi, karena dengan pertemuan seperti ini jama’ah dan jam’iyyah NU mendapatkan pembinaan, dalam aplikasi nyata apa yang kita perbuat untuk NU adalah perbuatan yang lebih mulia, kemudian warga NU harus dapat menghadapi dan menyelesaikan segala tantangan yang  mungkin datang dengan cara yang ma’ruf seperti Bil Hikmah dan Mau’idzotil Hasanah. sehingga tercipta gerakan jama’ah yang kuat dengan meramaikan masjid-masjid, musholla-musholla dengan barisan yang kuat”.

Menurut ketua Lakpesdam NU Kota Metro Iwannudin yang juga hadir dalam pertemuan itu mengatan “ sebenarnya persoalan ini sudah selesai, sudah damai, tapi kita masih perlu kumpul berkordinasi untuk mengetahui persoalan yang terjadi sebenarnya dengan tujuan memberikan informasi kepada pengurus Ranting NU yang lain , supaya hal tersebut tidak terjadi di wilayah-wilayah ranting lainnya, jadi upaya-upaya penagulangan dapat dilakukan sedini mungkin”. Katanya (wf)

Share

Leave a Reply

Top